Minum kopi luwak merupakan sensasi dan juga fenomenal bagi kalangan tertentu baik dari segi rasa yang dihasilkan selayaknya sebanding dengan harga yang mahal dikarenakan keunikannya
Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gram
Budaya minum kopi sudah menjadi kebiasaan dan rutinitas bagi sebagian besar masyrakat di indonesia baik jaman dulu maupun jaman sekarang
Yang membedakan jaman dulu dengan sekarang adalah tempat untuk menikmati seduhan kopinya, pastinya jaman sekarang sebagian masyrakat kalangan kota lebih cenderung terpusat di mal mal besar
Hadirnya outlet outlet penyedia minuman kopi atau kafe kopi dari luar negeri seperti starbuck, excelso, dunkin donuts, 7 eleven dll semakin membudayakan kopi sebagai minuman favorit untuk berbincang
Terlebih banyak pemain lokal pun yang mencoba mengeruk kesuksesan usaha penyedia minuman kopi semisal semerbak, bengawan solo, kopi luwak dll
Umumnya pelaku usaha cafe dengan kopi sebagai menu utamanya menyajikan jenis jenis kopi yang kita ketahui yaitu jenis Arabika maupun Robusta
Tentang Kopi Luwak
Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak
Kopi Arabika
Kopi dengan jenis Arabika ciri utamanya dibanding dengan Kopi jenis Robusta adalah harganya, yap harga kopi jenis Arabika biji Kopinya lebih mahal dibandingkan dengan biji kopi jenis Robusta
Harga kopi Arabika lebih mahal 3 kali lipat dibandingkan dengan harga kopi Robusta baik masih dalam bentuk green bean ( biji Kopi Mentah ) maupun yang siap di nikmati (bubuk roasted bean)
Kopi jenis Arabika biasanya tumbuh di daerah di ketinggian 700–1700 m dpl dengan suhu 16-20 °C, dengan cuaca kering tiga bulan secara berturut-turut, cocok hidup di iklim seperti indonesia karena hanya mengenal musim kemarau dan musim hujan
Kopi jenis Arabika mempunyai kandungan kafein yang rendah dibandingkan jenis kopi robusta yaitu sebesar 0.8-1.4%
Dari segi rasa Kopi jenis Arabika mempunyai ciri tingkat Keasaman (Acidity), yang tinggi dibandingkan dengan kopi jenis Robusta, Tingkat acidity ini menimbulkan rasa cerah dan menyegarkan yang menambahkan rasa hidup dari secangkir kopi
Keasaman kopi yang jelas paling banyak ditemukan di kopi-kopi yang berasal dari Ethiopia, Kenya, dan juga di setiap kopi dengan proses basah
Kopi Arabika Indonesia termasuk salah satu kopi arabika terbaik di dunia karena karakter rasanya yang khas dan menjadi primadona di pasar kopi dunia
Keasaman yang dirasakan dalam kopi tidak selalu berkorelasi dengan pH kopi, tetapi diyakini merupakan hasil dari tumbuhan itu sendiri. Keasaman kopi arabika akan lebih jelas dibanding kopi robusta
Menguasai pasar Kopi diseluruh dunia dengan perbandingan 70 % Kopi jenis Arabika dan 30 % Kopi Robusta, dengan perbandingan besarnya pasar tersebut, para petani lebih memfokuskan menghasilkan Kopi yang di makan hewan Luwak yang berjenis Arabika
Kopi Luwak Arabika
Kopi Luwak Arabika merupakan biji kopi jenis Arabika yang di konsumsi oleh hewan luwak lalu masuk ke tahap pembuatan kopi, Dan Kopi Arabika merupakan biji kopi di petik petani dan masuk ke tahap proses selanjutnya dalam menghasilkan Kopi
Lihat Harga : Kopi Luwak Arabika 100 gr Bubuk
Kopi Luwak Peaberry
Kopi Peaberry banyak menyebutnya Kopi Jantan atau kopi lanang merupakan biji kopi arabika yang mempunyai 1 ulas atau berbiji tunggal
Kebanyakan biji kopi pada umumnya mempunyai 2 ulas atau disebut juga Kopi Arabika Betina dengan ciri umumnya bijinya membelah menjadi 2 dan bentuknya lebih kecil dibandingkan kopi lanang atau kopi Peaberry
Dari segi kandungan nutrisi,Kandungan kopi luwak peaberry memiliki kandungan nutrisi yang lebih banyak dibandingkan kopi betina, dengan kandungan nutrisi yang lebih banyak menciptakan rasa dan aroma yang kuat dan tajam
Dari segi aroma dan rasa, kopi luwak peaberry (jantan) lebih stong body. Aroma dan rasa Kopi Luwak Peaberry lebih nikmat
Dari segi Harga Kopi Luwak Peaberry harganya lebih mahal dibandingkan dengan harga kopi luwak arabika dengan alasan keunikan dan kelangkaan biji kopi yang berbentuk kopi lanang yang langka dan juga rasa yang lebih nikmat
Lihat Harga : Kopi Luwak Peaberry Gift Box 100 gr
Kopi Robusta
Kopi jenis Robusta harganya lebih murah sepertiganya dari harga kopi jenis Arabika
Tumbuh di dataran yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis kopi Arabika
Mempunyai kandungan kafein yang 3 kali lebih tinggi dibandingkan kopi jenis Arabika
Dari segi rasa kopi jenis Robusta mempunyai rasa pahit yang pekat sesuai dengan kopinya
Kopi jenis Robusta ini mempunyai banyak penggemar di indonesia umumnya produsen menggunakan bahan sachet yang siap seduh dan langsung bisa dinikmati sebab biasanya sudah di campur dengan gula
Jarang di pakai untuk konsumsi hewan Luwak
Lihat Harga : Kopi Robusta
Selamat Mencoba dan merasakan sensasi rasa secangkir kopi...!!

0 Response to "Mengenal ciri-ciri Kopi Luwak Arabika dan Kopi Luwak Peaberry"